Talk About Network

Google


Register and Login
Nick
Password
Register create new account Sign up is FREE and you can post replies, new topics, bookmark posts and more!
Recover lost password


Culture > Australian > apa dan bagaima...
Latest [ Topics | Posts ] Archive Post A New Topic Post a Reply
<< Topic < Post Post 1 of 2 Topic 24363 of 28907
Post > Topic >>

apa dan bagaimana dengki itu???

by "Adrian Dharma Wijaya \(Adri\)" <adriandw@[EMAIL PROTECTED] > Mar 31, 2008 at 06:11 AM

Hati-Hati dengan Dengki

Oleh : KH. Abdullah Gymnastiar


Kenapa iblis tidak mau bersujud kepada Nabi Adam as? Sebab, iblis sangat 
dengki terhadapnya. Karena itu, barang siapa di antara kita memiliki sifat

dengki, maka sungguh kita telah memiliki salah satu sifat iblis.
Rasulullah 
SAW bersabda, "Melepaskan dua ekor srigala lapar di kandang kambing tidak 
lebih besar bahayanya di bandingkan dengan seorang muslim yang rakus 
terhadap harta dan dengki terhadap agama. Sesungguhnya dengki itu memakan 
habis kebaikan, seperti api melalap habis kayu". (HR. At-Tirmidzi)

Seorang pendengki hidupnya tidak akan mulia di dunia. Malaikat pun akan
muak 
kepadanya. Jika kelak mati, ia akan mendapatkan kedudukan yang teramat
hina 
di hadapan Allah. Demikian pula di Yaumul Hisab timbangannya akan
terbalik, 
sehingga neraka Jahanam pun siap menerkamnya. Itulah nasib malang yang
akan 
Allah timpakan kepada seorang pendengki.

Apakah dengki itu? Secara garis besar sifat ini terbagi ke dalam dua
bagian. 
Pertama, dengki yang diharamkan. Seseorang merasa tidak senang atas 
kenikmatan yang diperoleh orang lain dan merasa bahagia kalau orang lain 
mendapat musibah. Atau setidaknya, ia menginginkan nikmat yang ada pada 
orang lain tersebut hilang. Ini dengki yang diharamkan, karena sifat
seperti 
ini termasuk ke dalam tingkatan ketiga dari penyakit hati.

Kedua, dengki yang diperbolehkan berupa rasa iri kepada kenikmatan orang 
lain, tapi tidak ingin menghilangkan kenikmatan tersebut darinya. Melihat 
orang lain memiliki rumah bagus, kita merasa iri ingin pula memiliki hal 
yang sama dan tidak dengan cara menjadikan orang tersebut jatuh miskin. 
Keinginan seperti ini wajar-wajar saja selama tidak bergeser menjadi 
perasaan tidak e****, yang berlanjut pada hasrat ingin melenyapkan
kenikmatan 
orang tersebut.
Bahkan, "kebolehan" merasa dengki seperti ini insya Allah akan berpahala 
bila kita berbuat. Pertama, ketika melihat orang berilmu dan gemar 
mengamalkan ilmunya, giat berdakwah dengan penuh keikhlasan, dan kita pun 
menginginkan untuk berbuat seperti itu. Kedua, ketika melihat orang kaya 
yang gemar membelanjakan hartanya di jalan Allah, lantas kita menginginkan

berbuat hal serupa.

Dengki biasanya akan berpasangan dengan keadaan yang dihadapi pemiliknya. 
Mahasiswa akan dengki kepada sesama mahasiswa. Orang pintar akan dengki 
kepada orang yang pintar lagi, demikian seterusnya. Pendek kata, akan
sulit 
terjadi seseorang merasa dengki terhadap orang lain yang memiliki
kapasitas 
berbeda.

Secara umum ada empat hal yang bisa menyebabkan munculnya sifat dengki, 
yaitu: pertama, kebencian dan permusuhan. Sifat ini bisa muncul karena 
pernah disakiti, difitnah, salah satu haknya dilanggar, atau sebab-sebab 
lain yang merugikan diri sendiri. Kedua, hadirnya naluri untuk selalu
lebih 
dari orang lain. Naluri ini merupakan jalan tol menuju penyakit dengki. 
Seseorang yang merasa pakaiannya paling bagus misalnya, akan mudah 
dihinggapi rasa dengki ketika melihat ada orang yang pakaiannya lebih
bagus 
dan lebih mahal daripada yang dipakai dirinya.

Kita hidup seharusnya seperti orang memandikan mayat. Ia akan senang bila 
ada yang membantu. Ketika berkiprah dalam dakwah, hendaknya kita bersyukur

tatkala ada saudara seiman yang memiliki misi yang sama, dan ditakdirkan 
ilmu dan jamaahnya lebih banyak dari kita. Allah SWT berfirman dalam QS 
An-Nisaa: 32, ''Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan

Allah kepada sebagian kamu lebih banyak daripada sebagian lain. (Karena) 
bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan dan bagi wanita
pun 
ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Dan mohonlah kepada Allah
sebagian 
dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Penyebab dengki yang ketiga adalah ambisi kepemimpinan. Obsesi ingin
selalu 
memimpin yang disertai ambisi untuk merebut pucuk pimpinan adalah sarana 
yang paling rawan munculnya kedengkian. Bahkan bisa menjadi awal hancurnya

sebuah negara dan umat. Karena itu, dalam konteks kepemimpinan umat, orang

yang pertama kali terbenam ke dalam neraka adalah ulama-ulama pendengki
yang 
selalu berambisi menjadi pemimpin dan mengejar popularitas. Munculnya 
kedengkian dalam hati para ulama dan pemimpin umat sedikit demi sedikit
akan 
menghapuskan cita-cita luhur untuk mewujudkan ittihadul ummah; persatuan 
umat dalam cahaya Islam.

Dalam QS Al-Hujurat ayat 12 disebutkan: Hai orang-orang yang beriman, 
jauhilah kebanyakan dari prasangka karena sesungguhnya sebagian dari 
prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang

lain dan janganlah pula sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain.

Penyebab keempat adalah akhlak yang buruk. Orang yang buruk akhlaknya akan

kikir berbuat kebaikan dan tidak suka melihat orang lain mendapatkan 
kebaikan. Jika melihat sesuatu yang tidak disukainya, ia pasti akan 
menggerutu dan sibuk menyalahkan. Orang seperti ini hidupnya akan selalu 
sengsara, dan di akhirat nanti akan mendapatkan transfer pahala yang ia 
miliki kepada orang yang didengkinya. Rasulullah menyebutnya sebagai orang

bangkrut, mufhlis. Ia membawa pahala kebaikan, tapi pahala itu habis untuk

menggantikan dosa yang diperbuatnya pada orang lain.

Oleh karena itu, Ibnu Sirrin pernah berucap, "Saya tidak sempat dengki di 
dunia ini. Kengapa saya harus dengki, apalagi perkara di dunia dan
terlebih 
lagi dengki kepada orang saleh? Bukankah dunia ini tidak ada apa-apanya 
dibandingkan dengan akhirat nanti. Apa perlu kita dengki? Wallahu a'lam 
bish-shawab.

-- 

- website address   : http://www.adriandw.com
(about christian, jew and 
islam;  history, knowledge, teaching and practice on life)
- e - mail address   : adriandw@[EMAIL PROTECTED]
 Cellphone/Mobile/Hand Phone : +62 816 705 818 (video call acceptable/3G 
acceptable)
- World Church baptized me Saint John in 1985
- World Church and World Synagogue acknowledged me as Messiah
 




 2 Posts in Topic:
apa dan bagaimana dengki itu???
"Adrian Dharma Wijay  2008-03-31 06:11:54 
Re: apa dan bagaimana dengki itu???
benG onG <pringgading@  2008-03-31 01:51:03 

Post A Reply:
  Go here to Signup

AddThis Feed Button


About - Advertising - Contact - Frequently Asked Questions - Privacy Policy - Terms of Use - Signup

Contact
tan12V112 Sat Oct 11 19:10:57 CDT 2008.