Talk About Network

Google


Register and Login
Nick
Password
Register create new account Sign up is FREE and you can post replies, new topics, bookmark posts and more!
Recover lost password


Culture > Australian > Mengenal penyak...
Latest [ Topics | Posts ] Archive Post A New Topic Post a Reply
<< Topic < Post Post 1 of 4 Topic 24492 of 28446
Post > Topic >>

Mengenal penyakit jiwa Schizophrenia

by "Adrian Dharma Wijaya \(Adri\)" <adriandw@[EMAIL PROTECTED] > Apr 3, 2008 at 04:00 PM

Mengenal Schizophrenia

Skizofrenia

Dikirim oleh: Kriswandaru



SKIZOFRENIA



Skizofrenia merupakan gangguan yang ditandai dengan disorganisasi 
kepribadian yang cukup parah, distorsi realita dan ketidakmampuan 
berinteraksi dengan kehidupan sehari-hari.





Karakteristik skizofrenia :

1. Gangguan Pikiran

Penderita skizofrenia mengalami gangguan dalam cara berpikir maupun isi 
pikirannya.



a. Cara berpikir

Neologisme, disini penderita memiliki frasa-frasa kata yang baru dimana 
frasa kata tersebut hanya bisa dimengerti oleh dia sendiri. Dalam 
pembicaraanpun mencerminkan asosiasi longgar dimana ide-ide yang
dibicarakan 
meloncat-loncat dan tidak berhubungan. Selain itu penderita dipengaruhi
oleh 
bunyi kata ketimbang maknanya.



b. Isi pikiran

Kebanyakan penderita skizofrenia mengalami waham/delusion ( suatu perasaan

atau keyakinan yang keliru yang tidak bisa diubah dengan penalaran maupun 
penyajian fakta ).



Macam waham/delusion :

Delusion of control = waham tentang dirinya dikendalikan oleh suatu
kekuatan 
tertentu dari luar. Delusion of influence = waham tentang dirinya sendiri 
dipengaruhi oleh suatu kekuatan tertentu dari luar. Delusion of passivity
= 
waham tentang gerakan tubuh, pikiran maupun tindakan tak berdaya terhadap 
suatu kekuatan dari luar. Delusion of perception = waham yang berhubunagn 
dengan pengalaman indrawi yang tidak wajar, yang bermakna sangat khas dan 
biasanya bersifat mistik,



2. Gangguan Persepsi

Penderita seringkali merasakan bahwa dunia tampaknya "berbeda" bagi
mereka. 
Penderita merasa bagian tubuh mereka tampak terlalu besar ataupun terlalu 
kecil. Gangguan persepsi yang paling dramatis dinamakan halusinasi. 
Halusinasi auditorik/dengar ( biasanya penderita mendengar suara yang 
menyuru penderita berperilaku tertentu maupun mengomentari perilakunya ) 
merupakan halusinasi yang sering terjadi. Halusinasi visual/lihat ( 
penderita melihat sesuatu yang asing ) agak jarang ditemukan. Halusinasi 
sensorik lain ( penderita merasa ada suatu bau buruk yang keluar dari 
tubuhnya, merasa kulitnya ditusuk-tusuk ) juga jarang ditemukan.



3. Gangguan Afek

Pada umumnya penderita tidak merasakan emosi apa-apa. Penderita tidak
mampu 
merespon stimulus emosi dengan benar. Sebagai contoh penderita mungkin
tidak 
menunjukan emosi saat diberitahu kalo a****nya meninggal atau tertawa saat 
mendapat berita yang tragis.



4. Gangguan Perilaku

Penderita biasanya menunjukan aktivitas motorik dan ekspresi wajah yang 
aneh. Ada juga yang melakukan gerakan yang tak lazim tanpa berhenti atau 
mempertahankan dalam periode waktu yang lama atau cenderung mematung.



5. Gangguan Kemampuan untuk Bekerja

Pada umumnya penderita kehilangan motivasi kerja dan keterampilan sosial. 
Selain itu penderita tak memperhatikan kesehatan ( tidak mau mandi ). Dan 
tidak mampu berfungsi dalam kehidupan sehari-hari.



***********************

Skizofrenia, Bisa Diatasi Saat Dini



KALAU teman atau kerabat Anda tiba-tiba merasa dirinya makhluk dari
angkasa 
luar, sering merasa mendengar suara, melihat sesuatu atau mencium bau 
sesuatu, waspadalah! Ajak dia berkonsultasi ke dokter atau psikiater. Bisa

jadi itu merupakan gejala dini skizofrenia.



Skizofrenia, salah satu bentuk gangguan jiwa berat, dulu sering dianggap 
akibat kerasukan roh halus atau ilmu gaib. Akibatnya, penderita sering 
dikucilkan bahkan dipasung dan diperlakukan tak manusiawi. Skizofrenia
bisa 
mengenai siapa saja, dari berbagai bangsa, negara, maupun kelompok 
sosioekonomi dan budaya.



Padahal jika diketahui sejak dini dan ditangani dengan baik, sebagaimana 
diinformasikan dalam website http://www.schiz.co.id,
gangguan ini bisa 
diatasi. Memang tak bisa seratus persen, namun penggunaan obat-obatan yang

tepat mampu mengontrol gejala.



Sebaliknya, jika tak ditangani secara benar, gangguan skizofrenia menjadi 
makin parah, penderita akan terganggu fungsi sosial dan kognitifnya. Ia
akan 
mengalami gangguan pikiran, perasaan dan tingkah laku, sehingga tak mampu 
berpikir dan bertindak wajar.



***



PERSOALANNYA, gejala skizofrenia tak mudah dikenali. Tanda awal yang bisa 
dideteksi antara lain, mudah curiga, depresi, cemas, tegang, gampang 
tersinggung, dan marah. Penderita juga mengalami gangguan tidur, nafsu 
makan, kehilangan energi dan motivasi, sulit mengingat dan berkonsentrasi.

Tanda lainnya, penderita merasa asing di lingkungannya, sehingga menarik 
diri dari kehidupan sosial.



Gejala skizofrenia baru disadari lingkungan pada saat penderita mengalami 
periode akut. Yaitu, ketika timbul gejala positif seperti gaduh dan
gelisah. 
Penderita tidak bisa tenang, selalu ingin bergerak. Pikirannya kacau dan 
bicara melantur, penderita sering berpindah topik pembicaraan yang tak ada

kaitannya. Gejala itu disertai rasa curiga berlebihan.



Selain itu penderita mulai meyakini sesuatu yang tak wajar (delusi atau 
waham), misalnya menganggap dirinya titisan Hitler atau Cleopatra, bisa
juga 
merasa dikejar orang atau binatang. Penderita juga merasa mendengar, 
melihat, mencium atau merasakan sesuatu yang sebenarnya tak ada 
(halusinasi). Karenanya penderita sering bicara atau tertawa sendiri.



Pada tahap lanjut atau kronis, biasanya penderita menjadi pasif, seperti
tak 
ada perhatian pada lingkungan, hidup di dunianya sendiri. Penderita tak
mau 
mengurus dirinya sendiri dan kehilangan perasaan serta emosi. Pada tahap 
tertentu, dia menunjukkan gejala negatif seperti depresi dan menarik diri.



***



PENYEBAB skizofrenia sangat kompleks dan dipengaruhi banyak faktor. Dengan

makin berkembangnya pengetahuan tentang biologi dan biokimia otak/saraf
kini 
diketahui bahwa ketidakseimbangan zat kimia atau neurotransmitter di dalam

otak dapat menjadi pemicu skizofrenia. Gejala positif diyakini akibat 
kelebihan dopamine, sedang gejala negatif disebabkan s*****onin yang 
berlebihan. Penyebab lain adalah stres, penyakit di otak seperti infeksi, 
tumor atau kanker, cedera otak baik ketika dewasa maupun saat dilahirkan, 
serta faktor genetik.



Jika ditangani dengan cepat dan benar, kemungkinan besar penderita hanya 
akan mengalami satu kali serangan kemudian membaik selamanya. Namun jika 
memutus pengobatan tanpa konsultasi karena merasa kondisinya membaik, 
penderita bisa kambuh kembali beberapa minggu, bulan atau tahun kemudian. 
Sedang penderita yang terlambat dibawa ke dokter, seringkali tak
menunjukkan 
perbaikan yang berarti setelah diobati.



Hal yang harus diingat, sebelum dokter menyarankan penghentian pengobatan,

obat harus diminum sesuai dosis. Penderita tak perlu takut mengalami 
ketergantungan obat, karena obat-obatan yang diberikan bukan jenis
narkotik, 
sehingga tak menimbulkan adiksi. Kalau dulu penderita psikotik seperti 
skizofrenia enggan minum obat karena meski gejala positif (mengamuk, 
gelisah) tertangani, gejala negatif tetap terjadi seperti depresif bahkan 
perasaan ingin bunuh diri. Juga ada efek samping berupa gangguan gerakan 
tubuh.



Saat ini sudah beredar beberapa obat antipsikotik atipikal yang bekerja 
menghambat reseptor dopamine maupun s*****onin dalam otak. Dengan demikian 
obat antipsikotik baru itu mampu mengontrol gejala positif maupun negatif.



Dalam pengobatan skizofrenia, peran keluarga sangat penting. Tanpa
dukungan 
keluarga, penderita akan sulit sembuh, terutama untuk bersosialisasi 
kembali. Banyak kasus terjadi sekembali dari rumah sakit jiwa, penderita 
justru diasingkan sehingga merasa tidak nyaman dan kembali masuk rumah
sakit 
jiwa. (atk)


-- 

- website address   : http://www.adriandw.com
(about christian, jew and 
islam;  history, knowledge, teaching and practice on life)
- e - mail address   : adriandw@[EMAIL PROTECTED]
 Cellphone/Mobile/Hand Phone : +62 816 705 818 (video call acceptable/3G 
acceptable)
- World Church baptized me Saint John in 1985
- World Church and World Synagogue acknowledged me as Messiah
 




 4 Posts in Topic:
Mengenal penyakit jiwa Schizophrenia
"Adrian Dharma Wijay  2008-04-03 16:00:31 
Re: Mengenal penyakit jiwa Schizophrenia
gatho <gatholoyo@[EMAI  2008-04-03 03:06:08 
Re: Mengenal penyakit jiwa Schizophrenia
"Pale-Lo-Botakk !!&q  2008-04-03 13:29:51 
Re: Mengenal penyakit jiwa Schizophrenia
Bang Adil <BangAdil@[E  2008-04-03 17:21:14 

Post A Reply:
  Go here to Signup

AddThis Feed Button


About - Advertising - Contact - Frequently Asked Questions - Privacy Policy - Terms of Use - Signup

Contact
tan12V112 Mon Sep 8 8:58:54 CDT 2008.